Cerita Misteri: Siapa Yang Jitak Kepalaku?

Assalamualakum Wr.Wb! Minal Aidin Wal Faidzin….

Masih dalam suasana idul fitri nih meski sudah terlampau satu minggu yang lalu.

Oke, Masih ingat denganku? Aziz dari Jakarta.

Let’s Go to story!

Sebenarnya cerita misteri ini sudah cukup lama karena saat itu aku masih bocah. Sekitar umur 9 tahunan pada tahun 2001 yang lalu. Saat itu aku masih tinggal di perumahan di Kosambi, Karawang Jawa Barat.

Anda Pasti tahu ‘kan kalau anak-anak berumur 9 tahun itu masih senang bertingkah alias “Buandel banget”? Ya seperti itulah gambaran masa kecilku. Maklumlah bocah cowok cilik yg masih gemar mainan dan kelayaban.

Kebetulan malam itu (malam jum’at) aku dan kawan kawan berkumpul di pos ronda (tempat favorit kami waktu itu) atau kalau anak sekarang bilangnya “basecamp”.

Malam itu kami berkumpul untuk berdiskusi soal permainan apa yg akan kami lakukan malam itu. Setelah berdiskusi panjang lebar, beradu argumen layaknya anggota DPR di gedung parlemen. Akhirnya kami sepakat untuk bermain “Polisi-Polisian”.

Anda tahu atau masih ingat dengan permainan itu? O.K Focus to the story!

Waktu itu aku berperan sebagai polisi.

Selayaknya seorang polisi yang gagah pemberani serta jujur aku bertugas menangkap begal (penjahat). Aku menggunakan sepeda saat bertugas.

Aku terus mengejar mereka (teman-temanku) kemanapun mereka pergi. Dan yang namanya perumahan pasti terdapat banyak gang-gang diantara rumah dengan rumah lainnya.

Mereka berlari dan bersembunyi dengan cara menyebar tak tentu arah dan tujuannya. Mengikuti insting polisiku, aku menebak lokasi persembunyian mereka. Aku terus mencoba mengejar mereka yang masuk gang dengan pantang menyerah. Walaupun hasilnya nihil alias tak satupun yang berhasil aku tangkap.

Dan sekali lagi aku mencoba mengikuti insting polisiku. Aku mencoba masuk gang yang lainnya lagi. Gang itu sempit dan lebarnya kira-kira 1,5 meter serta panjangnya kira-kira 20 meter).

Sesampainya ditengah gang tiba-tiba “Krek! Srek..Gubrak!”

Rantai sepedaku slip sehingga rodanya nge-drift dan aku terjatuh (tapi masih bisa bangkit lagi).

“Aarrgghh! Ada ada sih pake nyungsep segala! Copot lagi rantenya!” Gumamku kesal.

Akupun memasang kembali rantainya dan ku kayuh lagi pedal sepedaku namun tak bisa. Rasanya berat sekali seperti ada yg menahannya dari belakang.

“Kenapa lagi sih ini, nyusahin aja nih sepeda butut!” Gumamku semakin kesal.

Kucoba lagi namun masih tak bisa berjalan. Tiba-tiba “Beletuk!!” (Seperti ada yang menjitak kepalaku).

“Adaauuww!” (memegang kepala)

 “Woii.. Jangan iseng dong!” Teriakku.

Namun tak ada respon apa-apa karena suasananya sepi sekali. Kucoba lagi tuk mengayuh sepedaku akhirnya bisa juga.

Cerita Misteri

Sambil terus memegang kepalaku, aku terus berjalan keluar dari gang itu. Dan ketika sampai di ujung gang, aku menoleh kebelakang namun tiada siapapun di dalam gang itu.

Baca Juga:

Surprise Saat Perjalanan Pulang

Akupun langsung menuju Mabes Polisi (pos ronda) tempat kami berkumpul tadi. Disana ada beberapa Aiptu, Briptu, Bripda dan komisaris (kawanku) yang sedang bersantai.

“Kenapa lu?” Tanya salah satu dari kawanku.

“Gak tau nih tadi di gang sana ada yg ngejitak gua!” Jawabku sambil mengelus elus kepala.

“Muka lu pucat amat, udah pulang sana” ujarnya.

“Udah ah disini aja, kepala gue mumet banget!” Jawabku.

Tak lama kami pun bubar karena sudah larut malam. Dengan kepala yangg kesakitan aku pulang berjalan kaki. Karena sepeda yg ku gunakan tadi milik kawanku.

Sambil berjalan aku berpikir “Siapa ya yang tadi ngejitak kepala gua! Gak sopan. Kepala polisi kok dijitak!” Gumamku.

Yang jelas kepalaku sakit karena jitakan tadi. Rasanya memang persis dijitak orang dewasa. Namun siapakah pelaku penjitakan yg terjadi di TKP (gang). Hingga aku menulis cerita ini, aku masih belum tahu dan penasaran dengan hal itu.

Kalau boleh menebak-nebak tentang cerita misteri itu (Insting polisi).

Mungkin di gang itu ada *Pak Gen* (Genderuwo) sedang BAB yg tak sengaja aku tabrak. Sehingga Pak Gen marah lalu menjitakku.

Sekian masa kecil yang dapat ku ingat tentang kejadian itu. Terimakasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

N.B : Pengalaman cerita hantu ini dikirim oleh Abdul Aziz. Silahkan berikan komentar anda dan jika ingin berbagi pengalaman seram dalam hidup anda, silahkan kirim cerita anda melalui form kirim cerita.

Suka dengan cerita misteri di blog ini?

Silahkan klik disini untuk berlangganan dan dapatkan bonus ebook cerita hantu yang lebih mencekam secara gratis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.