Keluarga Hantu Di tengah Hutan

Haii gaes namaku ridho biasa dipanggil edo, aku akan berbagi cerita penampakan nyata keluarga hantu di tengah hutan yang dialami oleh ayahku sendiri di Kalimantan timur (tempat dirahasiakan).

Pada malam itu (23/05/2014) ayahku pergi ke kaltim untuk acara gathering kantornya, sesampainya disana ia mengikuti rangkaian acaranya yang berjalan dengan lancar. Namun karena ayahku ingin pulang cepat maka selesai acara gathering itu  segera pulang ke barabai hulu sungai tengah (kalsel).

Ketika berangkat ayahku mengajak temannya, sebut saja namanya Hernomo (44) yang kemudian tidak ikut serta pulang karena ingin bermalam dan istirahat dulu dikaltim. Sehingga mau tidak mau ayahku harus memutuskan untuk pulang sendiri. Saat di perjalanan ayahku memacu mobilnya dengan kecepatan sedang atau tidak begitu ngebut, dan ayahku melewati suatu tempat sebut saja nama daerah itu gunung rambutan. Jalanan itu cukup menyeramkan, bagaimana tidak seram karena dipinggir jalan itu terdapat jurang-jurang yang cukup dalam ditambah jalannya berkelak kelok.

 Saat itu waktu menunjukan pukul 23:30 ayahku pengen kencing karena sudah kebelet. Ayahku kemudian menepikan mobilnya disuatu tempat yang terdapat banyak pohon pinus. Setelah selesai kencing ayahku lalu kembali ke mobil untuk meneruskan perjalanannya. Setelah menjalankan mobil tiba-tiba ayahku merasakan sesuatu yg aneh.

Bulu kuduknya tiba-tiba berdiri, dan tanpa sengaja ayahku lalu menengok kebelakang. Ayahku sungguh sangat terkejut ketika dilihatnya seorang wanita dan seorang laki-laki di belakangnya. Mereka membawa dua orang anaknya yang masih kecil-kecil sambil menyusu dikedua payudara wanita itu. Wajahnya tidak jelas dimana beberapa organ di wajah tidak lengkap. Namun dengan cuek mereka bercanda dan ketawa-ketawa di jok belakang mobil yang dikemudikan ayahku.

Ayahku yang sangat ketakutan terus saja mengemudikan mobilnya sambil membaca ayat-ayat alqur’an (ayat kursi) yang dipercaya bisa mengusir gangguan iblis, setan, dan jin. Namun tampaknya wanita dan laki-laki tersebut nampak mengacuhkan keberadaan ayahku yang sedang menyetir. Ayahku pun berusaha untuk tidak memperhatikan mereka dan menganggap seolah-olah mereka tidak ada.

Setelah sekian lama diperjalanan ayahku sampai di perbatasan antara kaltim dan kalsel. Ayahku berniat untuk mampir di mesjid dengan sengaja untuk sholat dan beristirahat sejenak setelah sekian jauh menempuh perjalanan. Dan ternyata wanita dan laki-laki yang membawa anak tersebut sudah tidak ada di jok belakang mobil ayahku. Ayahku segera mengucapkan syukur karena tidak diganggu lagi.

Setelah istirahat sebentar ayahku kembali kebarabai, dan ayahku langsung menceritakan kejadian yang dialaminya padaku dan pada adikku. kami langsung bersyukur karena ayahku tidak diganggu dan celaka dibuatnya.

Ayahku segera mengadakan syukuran selamatan dengan memotong ayam 10 ekor dan mengundang seluruh tetangga dan keluarga kami. Demikian ceritaku, mohon maaf kalo kurang seram, karena cerita ini nyata, bukan rekayasa atau ngarang. Terimakasih gaess udh membaca cerita yg dialami oleh ayahku sendiri.

Catatan : Pengalaman seram ini dikirim oleh Ridho. Jika ingin berbagi pengalaman seram dalam hidup anda, silahkan kirim cerita anda melalui form kirim cerita.

2 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.