Penampakan Hantu Kuntilanak Melayang Di Pohon

Namaku Nindi, Aku punya pengalaman seram saat berlibur bersama temanku beberapa bulan yang lalu. Aku bersama 3 orang temanku rena, mia, dan intan ingin berliburan ke pantai santolo di pameungpeuk, garut. Kami berangkat dengan modal nekat karena mendengar dari teman-teman tentang keindahan pantai santolo.

Kami berempat berangkat menggunakan mobil mia dengan menempuh perjalanan kurang lebih 6 jam. Mia dan rena duduk di depan sedangkan aku dan intan di belakang. Kami tidak tahu perjalanannya akan selama itu, karena modal nekat maka rute perjalanan saat itu kami sangat mengandalkan GPS.

Walaupun jauh tapi kami sangat menikmati perjalanan itu. pemandangan menuju pameungpeuk sangat asri dan menyegarkan mata. Tak bosan kami memandang indahnya alam selama perjalanan dan tak terasa kami telah memasuki kawasan hutan yang oleh masyarakat disebut leuweung tiis.

Kami cukup takjub melihat hutan yang masih alami dan mungkin masih perawan dari tangan-tangan jahil yang merusak ekosistem. Aku dan intan yang duduk di belakang tidak henti-hentinya memutar kepala untuk melihat sekeliling. Saat melihat sekitar aku menemukan kejanggalan di depan jalan, aku melihat seperti ada kaki yang menggelantung di dahan pohon. Aku merasa aneh namun bingung apakah hanya ilusi saja. Saat itu sekitar jam setengah 5 dan kabut mulai turun.

“Ren, itu orang bukan?” tanyaku pada rena yang duduk di depan. “mana nin?” tanya rena. “itu yang di atas pohon” jawabku sambil menunjuk ke arah pohon. “iya ih kayak orang, beneran gak sih itu?” ujar rena yang telah melihatnya. “apaan?” tanya mia yang sedang menyetir. “ada orang tergantung” jawab rena. Mia melaju mobilnya pelan-pelan memastikan apakah betul itu orang, dan saat mendekati pohon itu kami semua melihat dari dalam mobil apakah itu orang.

“AAAAAAAAHHHHKKKK” kami semua berteriak sekencang-kencangnya karena yang di atas pohon itu adalah sosok kuntilanak. Sosok wanita berambut panjang dan berbaju putih sedang melayang di atas pohon. Mia seketika menginjak gas mobil sehingga mobil melaju dengan kencang, namun aku sangat bersyukur kami tidak kecelakaan saat itu. Akses jalan saat itu tidak terlalu besar dan berbatasan dengan jurang yang belum ada pembatas jalannya. Sehingga kapanpun kami bisa terperosok jika tidak bisa mengontrol laju mobil dengan baik.

Penampakan hantu kuntilanak melayang di pohon

“pelan-pelan mia, yang penting selamat” ujar rena menenangkan mia. “Gila…bisa ada kunti di tengah jalan” ujar mia. “Apes banget bisa lihat penampakan hantu kuntilanak melayang di pohon tadi” jawabku. Kami terdiam tampak ketakutan dan tidak membahas apapun lagi, kami berpikir kejadian itu telah berlalu.

Aku dan intan duduk di ujung-ujung jok mobil sehingga bagian tengah ada ruang kosong. Entah mengapa aku ingin melihat ke arah intan, dan apa yang aku lihat? Ada sosok perempuan berambut panajang yang menutupi seluruh wajahnya duduk di antara kami. Aku ingin berteriak sekeras-kerasnya saat itu, rasanya seperti melihat jerawat di pipi dan ingin memencetnya saat melihat sosok itu sedang duduk tepat di sampingku. Aku ingin berteriak namun ku tahan karena takut mia kaget dan melaju mobilnya dengan kencang yang dapat membahayakan kami semua.

Aku hanya dapat menutup mataku dangan kedua tangan dan merasa sangat ketakutan. Seperti ingin nangis dan berteriak saat itu namun aku tahan. Intan yang duduk di ujung juga menutup wajahnya dengan ke dua tangannya. Dan setelah keluar dari kawasan leuweung tiis,  terdengar suara intan menangis. “kenapa ntan?” tanya rena?. “Kuntilanak tadi duduk di tengah-tengah kami” jawabku sambil berkaca-kaca. Mia kemudian berhenti di pinggir tepat di depan warung makan, kami menenangkan diri sejenak saat itu. setelah itu kami melanjutkan perjalanan kami ke santolo, dan memang seperti kata orang santolo memang pantai yang wajib dikunjungi.

Catatan : Pengalaman seram ini dikirim oleh Nindi. Jika ingin berbagi pengalaman seram dalam hidup anda, silahkan kirim cerita anda melalui form kirim cerita.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.