Pengalaman Insidious Di Puncak

Hai…ini pengalaman gw sama teman-teman tentang pengalaman insidious di puncak. Pengalaman ini sangat luar biasa dan anti mainstream dari pengalaman-pengalaman seram yang pernah gw baca.

Are you ready?

kita berangkat dengan personil:  4 cewek dan 5 cowok.  Villa yang kami tempati terdapat 2 lantai + kolam renang pribadi.

Lokasi villa sesudah istana presiden, posisinya seperti model green apple.

Villa kita seperti komplek dan berada di sebelah kiri sesudah alfa yang ada kolam renang susun seperti kaya tangga (jika pernah ke puncak, pasti anda tahu).

Langsung ke inti cerita ya genkz. Soalnya panjang tapi gw ringkas saja, yang penting horornya kan? Hehe..

Gw bersama teman-teman gw berangkat ke puncak jam 6 sore, dan sampai di sana sekitar jam 10an.

Nah ketika baru sampai dan baru masuk melewati pintu depan kami sudah merasakan hawa yang tidak enak.

By the way, villa ini sudah pernah kami tempati sebelumnya dan aman-aman saja.

Ketika itu teman gw mau bikin kopi dan kami lupa membeli perlengkapanya.

Akhirnya gw bersama sama cowok gw pergi berbelanja ke indom**t.  Sedangkan yang lain menunggu di villa sambil mempersiapkan api unggun.

Selesai berbelanja kopi, gula dll, gw balik lagi untuk membantu teman-teman. Selama sesi api unggun semua kegiatan berjalan secara normal dan tidak ada yang aneh.

Baca juga:

Pengalaman Mistis Paling Mengerikan

Namun sebelumnya cowok gw sudah merasa aneh, karena ketika dia sedang “Poop” ia di lihat oleh cewek putih (you know it) hehe…

Namun karena tidak mau menakuti yang lain maka dia diam saja menyimpannya sendiri.

Sambil mengelilingi api unggun, kami meminum minuman beralkohol (maklum anak muda), hehe…

Malam semakin larut dan api unggun pun mulai memadam, mata kami mulai redup.

Entah mengapa kami semua merasa malas untuk tidur ke kamar. sehingga kami memutuskan untuk tidur di ruang tengah semuanya.

Maka kami pun berbagi tugas, cowok mengambil kasur dan cewek mengambil bantal. Namun ketika sedang mengambil bantal, salah satu temanku menangis di lantai atas.

Teman-teman gw yang cowok langsung menghampirinya dan dengan segera membawanya ke bawah.

Panggil saja namanya Ket (yang menangis). Ia berkata bahwa kami jangan pernah ke lantai atas lagi dan ia ingin pulang.

Kemudian salah satu temanku memegang jidatnya ket untuk memastikan suhu badannya baik-baik saja. Ketika temanku baru memegang jidatnya tiba-tiba ket mengamuk sejadi-jadinya dan tiba-tiba ia tertawa cekikikan.

Kemudian ia terdiam, matanya memandang kami dengan sangat tajam.

“Aku akan bawa jiwanya!” Ujar Ket dengan lantang.

“Kalian semua dari api kan?” Tanyanya.

“Bukan! Kami dari tanah!” jawab beberapa temanku.

Kemudian ket terus berbicara dalam bahasa sunda yang kami sendiri tidak mengerti. Kemudian ia tengkurap dan merayap bagaikan seekor ular.

Kami semua hanya bisa melongo melihat kejadian itu. dan kami masih belum sadar kalau ket sedang kerasukan.

Setelah itu ket kembali duduk dan menangis, lalu ia menyanyi seperti sinden.

Kebetulan salah satu temanku bernama Jo bisa melihat makhluk gaib yang tak bisa kami lihat. Ia berkata kalau ket sedang kerasukan dan yang merasukinya seperti barong dan badannya ada nyala api.

Tapi penampilan barong itu layaknya seorang raja, dan di belakangnya banyak makhluk lain yang mungkin adalah pasukannya dan jumlahnya banyak banget mungkin sekitar 1000an.

Pengalaman Insidious

Kami semua segera memegang ket yang kembali mengamuk sejadi-jadinya. kemudian temanku jo menghindar dan duduk di belakang kami.

Ia duduk bermeditasi yang katanya ingin berkomunikasi dengan uyutnya. Ia mendapat solusi dari uyutnya tetapi tidak masuk akal buat kami.

Tanpa pikir panjang, gw dan temen cewek lainnya segera cari bantuan ke villa sebelah. Untungnya ada orang dan masih bangun, saat itu telah jam 02.00 pagi.

Ketika kembali ke tempat ket, ia bertingkah aneh-aneh. Mulai dari ular, cewek, kakek, dan nenek.

Ketika ia dirasuki seorang cewek, ia tidak mengamuk namun memberi kami solusi untuk mengakhiri kejadian ini.

Kami disuruh pulang secepatnya kalau ket sudah sadar.

Akhirnya ket sadar namun karena telah jam 04.00 dan kami semua merasa lelah. Kami memutuskan untuk tidur dulu dan tak disengaja kami tidur sampai jam 10.00 pagi.

Gw terbangun ketika salah satu temanku berteriak karena ket kerasukan kembali. Ia mengamuk dan terus berkata kami tidak bisa menepati janji.

Bersambung …

N.B : pengalaman seram tentang pengalaman insidious ini dikirim oleh Ika. Jika ingin berbagi pengalaman seram dalam hidup anda, silahkan kirim cerita anda melalui form kirim cerita.

Suka dengan pengalaman insidious di blog ini?

Silahkan klik disini untuk berlangganan dan dapatkan bonus ebook cerita hantu yang lebih mencekam secara gratis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.