Pengalaman Seram Dari Desa Punggur

Hai perkenalkan namaku Jemmy, kalau di kampung aku biasa di panggil Pak Neng. Aku tinggal di desa punggur yang terletak di daerah Pontianak. Kali ini aku akan bercerita tentang pengalaman pribadiku yaitu tentang kebiasaan di kampungku.

Di kampungku kalau ada hajatan kawinan pasti akan dimeriahkan oleh band dangdut. Dengan adanya band sudah dipastikan akan sangat menghibur. Maka tidak menutup kemungkinan orang-orang kampung akan berbondong-bondong pergi untuk menonton band dangdut itu. Dan kebetulan aku juga suka kemeriahan seperti itu, karena ramai dan seru sekaligus bisa cari gebetan.

Ceritanya malam itu aku dan teman-temanku pergi untuk menonton band dangdut di salah satu desa yang ada di tempatku. Aku bersama 6 orang temanku pergi dengan berjalan kaki yang jaraknya lumayan jauh juga dari tempat tinggalku.

Pada waktu pergi semuanya baik-baik saja namun keanehan mulai terjadi pada saat kami pulang dari acara tersebut. Rata-rata orang-orang yang menonton acara itu menggunakan kendaraan (motor,sepeda,speedboat), dan hanya aku dan teman-temanku yang berjalan kaki.

Di perjalanan entah kenapa aku merasa gelisah, entah mungkin di karenakan capek jalan kaki atau apa, aku juga tidak tahu. Tetapi rasa rasa perasaan ini sungguh menggangguku.

Aku coba menikmati senda gurauan teman-temanku di sepanjang jalan. Tetapi tetap saja hati merasa tak nyaman. Ketika di tengah perjalanan, dan kebetulan di sekitar hanya ada semak-semak dan sebuah rumah kosong. Dan sungguh kebetulan lagi pada malam bulan  sedang terang, sehingga rumah itu agak jelas kelihatan.

Seketika pandanganku terpaku pada halaman rumah kosong itu, dan sangat jelas terlihat ada beberapa kuburan (karena bulan terang, jelas sekali terlihat batu nisannya).

Aku coba mengingatkan teman-temanku, jangan berisik dan bilang permisi karena kita lewat kuburan. Sungguh aneh ketika teman-temankuku menjawabku yang cukup membuat aku kaget ,( dalam bahasa melayu) “MANE PULA ADE KUBORAN ,MABOK KALI KAU NI” artinya, mana ada kuburan, kamu mabuk ya.

Aku pun setengah tak percaya, sudah jelas terlihat itu kuburan tetapi kenapa teman-temankuku tidak ada yang melihat. Aku coba tenang sambil berdoa dalam hati. Dan tanpa sengaja mataku tertuju pada pohon di samping rumah kosong itu. Betapa terkejutnya aku melihat ada sosok seperti pocong yang sedang duduk di atas pohon itu.

Dengan segera aku memberi tahu temanku sambil ketakutan(dalam bahasa melayu)”APE TU BUDAK, PUTEH TECOGOK DI ATAS POKOK” artinya itu apa kawan yang duduk di atas pohon. Sambil tertawa temanku menjawab “itu buah nangka di bungkus pakai karung”. Ya Allah terasa tak percaya tapi ini benar-benar jelas terlihat tapi kenapa hanya aku.

Dalam keadaan takut dan lemas ,aku tetap berjalan bersama teman-temanku hingga akhirnya aku tiba di rumahku.

Aku pun merasa demam, dan pada keesokan harinya aku cerita sama kakak iparku yang kebetulan berasal dari desa itu, dan dia bilang “MANE ADE RUMAH DI SITU,DI SITU HUTAN SEMAK SEMAK” artinya di situ nggak ada rumah,hanya ada hutan dan semak2. Oh My God. Semenjak kejadian itu aku tidak berani pergi ke desa itu lagi sekalipun bersama teman-temanku Sekian pengalaman pribadi saya, Mohon maaf kalau kurang menarik.

Catatan : Pengalaman seram ini dikirim oleh Jemmy. Jika ingin berbagi pengalaman seram dalam hidup anda, silahkan kirim cerita anda melalui form kirim cerita.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.