Pengalamanku Sebagai Anak Indigo

Halo… perkenalkan namaku Alin. Secara kasat mata aku tak ada bedanya dengan orang lain pada umumnya. Namun ada sisi lain dari diriku yang hanya dimiliki oleh orang-orang yang beruntung.

Kelebihan yang aku miliki ini kadang-kadang membawa keberuntungan, namun kadang juga membawa malapetaka bagiku. Orang awam menyebut orang-orang beruntung seperti kami ini sebagai anak indigo.

Aku sendiri tidak mengerti mengapa ada julukan seperti ini, namun mau tak mau itulah gelar yang harus aku pakai.

Orang awam selalu memiliki pandangan bahwa anak indigo selalu berhubungan dengan dunia gaib. Pandangan itu tidak salah namun sebenarnya anak indigo tidaklah harus berhubungan dengan dunia gaib.

Baca Juga:

Cerita Hantu Seram Penghuni Villa (1)

Dan sangat Kebetulan aku adalah anak indigo yang memiliki kelebihan dapat melihat lingkungan ataupun mahkluk dari alam gaib.

Sebagai seorang anak indigo, aku sendiri merasa mendapat anugerah yang luar biasa untuk membantu orang lain.

Namun disaat perasaan yang tidak baik (bad mood) terkadang kelebihan ini bisa membawa petaka bagiku.

Makhluk-makhluk gaib biasanya bersifat jahil dan dapat digunakan oleh orang jahat untuk mencelakai orang lain. Aku bisa mengatakan seperti itu karena aku sendiri yang melihat dan mengalaminya.

Dua tahun yang lalu, saudaraku sedang hamil pertamanya dan kami sekeluarga cukup merasa senang mendengar berita tersebut. Namun selang 4 bulan setelahnya, kami dikejutkan dengan berita bahwa saudaraku itu keguguran.

Aku beserta orangtuaku segera berangkat menuju rumah saudaraku tersebut. Ketika itu kami semua berkumpul dengan keadaan sedih.

Dan tiba-tiba aku mendengar suara wanita sedang menyanyi tembang jawa di dalam rumah itu. aku kaget dan mencoba melihat sekitarku.

Sepertinya hanya aku yang mendengarnya karena keluargaku semuanya tampak tenang.

Aku yang merasa penasaran dengan suara itu mencoba mencarinya. Dan sungguh terkejutnya aku melihat ada seorang ratu (penampilannya seperti nyi roro kidul yang ada di internet) sedang menggendong bayi yang mungil sekali dan pergi keluar rumah.

Pengalamanku Sebagai Anak Indigo

Aku penasaran sekali siapa ratu itu, karena yang aku tahu di rumah saudaraku itu hanya terdapat penghuni berwujud kakek-kakek tua.

Karena penasaran aku pun mencari informasi tentang sosok itu dari beberapa orang  dan internet. Dan aku setuju dengan pendapat bahwa itu adalah makhluk yang dikirim untuk mengambil bayi saudaraku yang dijadikan tumbal.

Aku bisa setuju dengan pendapat  seperti itu karena setelah aku bertemu dengan orang tua temanku (seorang paranormal yang cukup terkenal di daerahnya).

Ia mengatakan bahwa di tempat kerja saudaraku itu ada temannya yang melakukan penyembahan atau perjanjian dengan makhluk gaib untuk mendapat kekayaan dengan syarat harus mencarikan tumbal.

Sebagai anak indigo aku memang bisa melihat hal seperti itu namun kurang mengerti tentang ilmu perdukunan (keluargaku cukup religius dan tidak pernah membicarakan hal itu).

Percaya tidak percaya namun apa yang aku lihat sedikit memberikan fakta.

Setahun berlalu, saudaraku akhirnya hamil untuk kedua kalinya dan kebetulan juga itu adalah tahun pertamaku masuk dunia perkuliahan.

Karena kampusku dekat dengan rumah saudaraku itu maka aku disuruh tinggal di rumahnya saja daripada harus kost.

Awal aku tinggal di rumah saudaraku itu, tampak baik-baik saja. Hanya ada kakek-kakek tua yang sering modar-mandir di depanku kalau sedang nonton TV.

Kadang-kadang aku sering tidak sadar langsung memarahinya kalau sering mondar-mandir caper begitu. Kadang aku merasa risih dan teriak-teriak sendiri saat mandi tiba-tiba kakek itu nongol.

Namun keadaan rumah menjadi mencekam ketika saudaraku itu masuk masa kehamilan bulan keempat.

Aku sendiri merasa seperti ada yang aneh di rumah itu dan aku jarang lagi melihat kakek-kakek tua itu mondar-mandir lagi.

Kebetulan saat itu aku pulang dari kampus sekitar jam 7an karena mengerjakan tugas dulu. Ketika memasuki gerbang rumah, aku melihat ada kereta bayi diteras depan rumah.

Aku langsung bingung itu kereta bayi siapa dan kalau itu punya saudaraku kapan ia membelinya.

Ketika masuk ke dalam rumah, aku melihat saudaraku dan suaminya sedang duduk santai menonton TV.

Aku langsung bertanya tentang kereta bayi di depan namun mereka menjawab bahwa tidak pernah membeli kereta bayi. Dan tidak ada tetangga yang datang ke rumah membawa kereta bayi.

Karena penasaran, kami bertiga ke depan untuk melihat namun kereta bayi itu sudah tidak ada. Aku menjadi semakin curiga bahwa ada yang aneh di rumah saudaraku itu.

Malam itu karena kelelahan aku segera masuk ke kamar untuk tidur. Tepat tengah malam, aku terbangun karena mendengar ada suara nyanyian tembang jawa.

Aku terbangun dan seketika itu aku teringat dengan ratu yang pernah aku lihat satu tahun yang lalu. Aku segera bangun dan keluar dari kamar.

Aku sangat kaget sekali ketika keluar dari kamarku, aku melihat ada kereta bayi di depan kamar saudaraku.

Aku segera masuk ke dalam kamar saudaraku dan aku lebih kaget karena melihat ada seorang ratu sedang duduk di samping saudaraku yang tertidur pulas sambil mengelus perutnya dan menyanyikan tembang jawa.

Aku yang panik setengah mati saat itu hanya bisa membaca doa dan berteriak membangunkan saudaraku dan suaminya. Sontak mereka berdua bangun dengan kaget karena suaraku, dan aku segera menyuruh mereka keluar dari kamar.

Aku menceritakan kepada mereka berdua apa yang aku lihat. Seketika itu saudaraku tiba-tiba mengalami pendarahan. Suaminya segera melarikannya ke rumah sakit, dan beruntung sekali bayi dalam kandungan saudaraku masih selamat.

Keesokan harinya aku meminta bantuan ayah temanku itu, ia mengatakan bahwa jika semalam aku telat sedikit kemungkinan besar kandungan saudaraku bisa keguguran lagi.

Ayah temanku itu membantu memagari rumah saudaraku itu. dan sejak saat itu aku tidak lagi melihat dan mendengar ratu itu muncul di rumah saudaraku dan kakek-kakek tua itu kembali sering muncul.

Aku menghubungi ayah temanku itu tanpa sepengetahuan saudara dan orangtuaku. Karena kalau mereka tahu pasti mereka tidak akan setuju.

Walaupun berasal dari keluarga religius tetapi kelebihanku atau gelar anak indigo yang melekat pada diriku ini terkadang memaksaku untuk melakukan hal-hal yang berbau mistis seperti meminta bantuan teman ayahku.

Namun setidaknya cara itu dapat membantu keluarga atau siapapun yang dapat aku bantu.

Catatan : Pengalaman seram ini dikirim oleh Alin. Jika ingin berbagi cerita hantu atau pengalaman seram dalam hidup anda, silahkan kirim cerita anda melalui form kirim cerita.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.