Surprise Saat Perjalanan Pulang

Halo! Bagaimana kabarnya?? Semoga sehat selalu. Tak terasa telah satu bulan lamanya blog pengalamanseram.com tidak diupdate. Bukannya tidak ingin update namun kali ini aku benar-benar tidak bisa mengakses jaringan internet. Aku mendapat tugas untuk menyelesaikan urusan di pelososk kalimantan. Aku sangat kesulitan untuk mendapat akses internet untuk update blog. Namun sisi positifnya untuk para pembaca blog pengalamanseram.com, aku memiliki segudang cerita seram yang cukup merinding diceritakan kembali.

Namun kali ini belum bisa aku ceritakan karena sedang mencari tempat dan waktu yang nyaman untuk mengingatnya kembali. Pantengin terus aja blog ini untuk update cerita saat aku dinas kemaren. Tapi jangan khawatir, kali ini aku ingin menceritakan pengalaman yang baru saja aku alami kemaren saat perjalanan pulang dari Jakarta ke Bandung. Aku mendapat surprise saat perjalanan pulang menggunakan travel.

Aku tiba di Jakarta pada hari senin kemaren dan segera menuju kantor untuk laporan. Setelah itu aku segera menuju Bandung karena aku dapat jatah libur 2 hari setelah pulang dinas. Aku berangkat dari Jakarta pukul 5 sore menuju Bandung. Aku menggunakan travel menggunakan travel yang kebetulan hanya ada beberapa orang di dalamnya. Hanya aku sendiri yang duduk di barisan jok travel itu dan sisanya 2 orang di belakang.

Seperti biasa aku duduk santai menikmati alunan musik menggunakan headset dari handphoneku. Sambil melihat ke luar jendela yang tampak mulai gelap diselingi gerimis rintik-rintik. Belum berubah pemandangans sekitar tol tampak banyak pepohonan dan bukuit-bukit yang remang-remang karena mendapat sedikit cahaya.

Kira-kira sekitar pukul 8 kurang travel yang aku naiki memasuki daerah padalarang. Kebetulan kami melewati jembatan di tol cipularang untuk menyeberangi sungai citarum (lupa nama jembatannya). Dari Jakarta hinga tempat itu aku tidak ada perasaan aneh sedikitpun. Namun ketika setelah melewati jembatan itu, mataku yang terpaku melihat sekeliling tiba-tiba menatap sesuatu yang ada di luar sana. Di bawah pohon yang tertanam di bukit sisi jalan tol, aku melihat seperti ada orang yang sedang berdiri.

suprise saat perjalanan pulang

Dengan penasaran aku mencoba menatapnya secara detail, dan hasilnya cukup memberikan surprise bagiku. sesuatu itu adalah sosok orang yang memiliki rambut panjang yang wajahnya tak terlihat karena gelap dan menggunakan baju putih panjang yang tampak samar.”oh kuntilanak” gumamku dalam hati saat itu dimana jantungku berdegup kencang karena kaget.

Aku mencoba mengalihkan pandangan ke depan dan tidak mau melihatnya lagi. “Ah sudah jauh, gak mungkin dia bisa ngejar” pikirku saat itu karena travel yang aku gunakan cukup kencang lajunya. Seketika itu aku merasa seperti ada yang aneh, dan reflek aku melihat di sebelah kananku yang kebetulan kosong. “greg” jantungku serasa mengkerut. Ternyata aku bisa melihat dengan jelas sosok kuntilanak itu.

Ia saat ini sedang duduk di sampingku. Ia mentap wajahku tanpa ekspresi. Wajahnya yang kusam dan menyeramkan, di tambah matanya yang sedikit melotot menatapku dengan tajam. Bayangkan apa yang harus aku lakukan dalam travel saat itu dimana jarak dia denganku saling bersebelahan.

Dengan kaki yang gemetar, aku segera memalingkan wajahku ke arah kiri serta menutupnya dangan jaket yang aku bawa.”Aduh, Leher belakang gue kok tiba-tiba sakit ya?” terdengar perkataan penumpang di belakang. Aku pun segera mengintip untuk melihat apakah sosok kuntilanak itu masih di sampingku.

Aku mengintip dari sela-sela jaket dan ternyata sosok itu sudah tidak ada. Dan aku juga tidak tahu apakah penumpang belakang itu di ganggu oleh sosok itu atau tidak. Aku tidak berani berspekulasi, yang penting sosok itu sudah tidak menggangguku lagi.

Setelah keluar dari tol, aku minta turun di daerah pasteur. Kejadian itu memang cukup membuat buu kuduk merinding namun tidak memiliki dampak apapun hingga saat ini. Semoga penumpang belakang itu juga diberi kesehatan dan di jauhi dari gangguan jahat, Amin!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.